Archives

BURSA SAHAM 12 APRIL: IHSG Naik 17,92 Poin ke 5.645,85

0 0 0

JAKARTA— Indeks harga saham gabungan (IHSG) dibuka menguat 0,11% atau 6,04 poin ke posisi 5.633,97 pada perdagangan hari ini, Rabu (12/4/2017).

IHSG ditutup melemah pada perdagangan Rabu (12/4/2017). IHSG berakhir melemah 0,29% atau 16,37 poin ke level 5.627,93.

PT. KGI Sekuritas Indonesia memperkirakan indeks harga saham gabungan pada perdagangan hari ini, Rabu (12/4/2017) bergerak di kisaran support 5.600-5.550-5.490-5.410, resisten 5.690-5.750-5.850.

“Koreksi IHSG selesai, waktunya kembali  naik untuk menjebol 5.700,” kata Periset Senior KGI Sekuritas Indonesia Yuganur Wijanarko dalam risetnya.

Dikemukakan proses koreksi IHSG akibat keadaan jenuh beli dan tekanan volatilitas regional dan geopolitik sudah mereda.

“Sekarang waktunya untuk membal dari support psikologis 5.600, dan melanjutkan proses kembali naik dan menjebol resisten psikologis berikutnya di 5.700,” kata Yuganur dalam risetnya.

10:43 WIB

Pk. 10.18 WIB: IHSG Naik 17,92 Poin ke 5.645,85

IHSG menguat 17,92 poin atau 0,32% ke 5.645,85

09:01 WIB

Pk 8.55 WIB: IHSG DIbuka Naik 6,04 Poin ke 5.633,97

Indeks harga saham gabungan dibuka menguat 0,11% atau 6,04 poin ke posisi 5.633,97.

07:09 WIB

Bursa AS Melemah

Bursa saham Amerika Serikat ditutup melemah pada perdagangan Selasa (11/7/2017) atau Rabu pagi WIB menyusul kekhawatiran geopolitik di tengah mulainya musim laporan kinerja emiten di AS.

Indeks Dow Jones Industrial Average ditutup melemah 6,72 poin atau 0,03% ke level 20.651,3, sedangkan indeks Standard & Poor’s 500 kehilangan 3,38 poin atau 0,14% ke posisi 2.353,78 dan Nasdaq Composite turun 14,15% atau 0,24% ke 5.866,77.

Kekhawatiran atas meningkatnya ketegangan antara Amerika Serikat dan Rusia, Suriah dan Korea Utara membuat investor mencari aset save haven seperti emas dan obligasi.

Menteri Luar Negeri AS Rex Tillerson membawa pesan dari kekuatan dunia ke Moskow pada Selasa dan mengecam dukungan Rusia untuk Suriah.

Turut menambah ketegangan geopolitik, media pemerintah Korea Utara memperingatkan serangan nuklir terhadap AS jika diprovokasi setelah Angkatan Laut AS bergerak menuju Pasifik Barat.

“Risiko geopolitik adalah titik fokus saat ini,” kata Quincy Krosby, analis pasar di Prudential Financial, seperti dikutip Reuters.

“Tapi, musim laporan kinerja sedang berlangsung, dan ini akan menjadi fokus penting,” lanjutnya.

Investor berfokus pada musim laporan kinerja emiten yang kuat untuk menjustifikasi valuasi yang sudah  tinggi. Analis memperkirakan pendapatan untuk seluruh emiten indeks S&P 500 meningkat 10% pada kuartal pertama dari tahun lalu, menurut data Thomson Reuters.

Laporan kinerja dimulai pekan ini dengan laporan keuangan dari beberapa bank. Sektor finansial ditutup turun 0,3%.

Sementara itu, bursa saham Eropa ditutup melemah tipis di tengah reli sektor real estate dan properti yang mengimbangi melemahnya sektor finansial dan teknologi.

Indeks Stoxx Europe 600 ditutup melemah 0,02% atau 0,07 poin ke level 381,18 setelah diperdagangkan pada kisaran 379,31 – 382,52.

Sektor perbankan melemah ke level terendah satu bulan terakhir, sementara saham Dialog Semiconductor Plc mendorong sektor teknologi ke level penurunan terburuk dalam indeks setelah Bankhaus Lampe memperingatkan bahwa Apple Inc dapat mengurangi penggunaan chip dari perusahaan tersebut.

Sektor real estate naik ke level tertinggi sejak Juni, sedangkan sektor perbankan ditutup pada level terendah dalam lebih dari satu bulan terakhir.

“Seluruh mata tertuju pada laporan kinerja emiten perbankan AS karena mereka akan memberikan beberapa kejelasan terhadap sentimen umum pada industri,” kata Andrea Tueni dari Saxo Bank, seperti dikutip Bloomberg.

07:05 WIB

Bursa Eropa Melemah

Bursa saham Eropa ditutup melemah tipis pada perdagangan Selasa (11/4/2017), di tengah reli sektor real estate dan properti yang mengimbangi melemahnya sektor finansial dan teknologi.

Indeks Stoxx Europe 600 ditutup melemah 0,02% atau 0,07 poin ke level 381,18 setelah diperdagangkan pada kisaran 379,31 – 382,52.

Sektor perbankan melemah ke level terendah satu bulan terakhir, sementara saham Dialog Semiconductor Plc mendorong sektor teknologi ke level penurunan terburuk dalam indeks setelah Bankhaus Lampe memperingatkan bahwa Apple Inc dapat mengurangi penggunaan chip dari perusahaan tersebut.

Sementara itu, sektor real estate naik ke level tertinggi sejak Juni, sedangkan sektor perbankan ditutup pada level terendah dalam lebih dari satu bulan terakhir.

“Seluruh mata tertuju pada laporan kinerja emiten perbankan AS karena mereka akan memberikan beberapa kejelasan terhadap sentimen umum pada industri,” kata Andrea Tueni dari Saxo Bank, seperti dikutip Bloomberg.

Sementara itu di Prancis, jajak pendapat Ifop menunjukkan calon presiden dari sayap kiri Jean-Luc Melenchon unggul di atas rivalnya Francois Fillon.

“Hasil yang paling mungkin, kemenangan bagi Macron atau Fillon, akan dilihat secara luas oleh investor sebagai sentimen positif untuk Prancis dan Eropa, yang dapat mengurangi ketidakpastian politik,” tulis tim analis Credit Suisse Group AG, seperti dikutip Bloomberg.

Saham Dialog Semiconductor jatuh 14% setelah catatan Bankhaus Lampe, yang menurunkan rating saham ke jual, selain itu saham Peers AMS AG dan STMicroelectronics NV juga melemah.

06:32 WIB

Rekomendasi Binaartha

PT Binaartha Sekuritas memprediksi indeks harga saham gabungan (IHSG) pada perdagangan Rabu (12/4/2017) berpeluang terkoreksi.

Analis Binaartha M. Nafan Aji Gusta Utama mengatakan IHSG ditutup melemah 0,29% di level 5.627,3 pada perdagangan kemarin.

Berdasarkan daily pivot dari Bloomberg, support pertama dan kedua berada pada level 5.613,57 dan 5.599,208. Sementara itu, resistance pertama dan kedua berada pada level 5.650,51 dan 5.673,09.

Berdasarkan indikator, MACD sudah membentuk pola dead cross di area positif. Selain itu, stochastic juga telah membentuk pola dead cross di area overbought sementara RSI telah meninggalkan area overbought.

Adapun candle membentuk pola three black crows. “Hal ini mengindikasikan bahwa adanya potensi koreksi sehat pada pergerakan indeks. Dengan demikian, IHSG akan berpeluang menuju ke level support di area 5.614 dan 5.599,” katanya dalam riset.

Adapun saham-saham yang harus diperhatikan adalah ADHI, TOTL, PWON, ASRI, TBLA dan PPRO.

06:31 WIB

Rekomendasi Reliance

PT Reliance Securities memprediksi indeks harga saham gabungan (IHSG) pada perdagangan Rabu (12/4/2017) bergerak pada rentang 5.570-5.648.

Analis Reliance Securities Lanjar Nafi mengatakan erkonfirmasi bearish dengan break out support MA7, IHSG cenderung akan kembali tertekan. Adanya formasi bearish butterfly harmonic pattern dengan target koreksi hingga dikisaran level MA50 akan menjadi signal negatif pergerakan IHSG kedepan.

Adapun, momentum yang tinggi dengan perubahan arah menjadi momentum bearish di area overbought mengkonfirmasi pola dead-cross yang terjadi pada indikator stochastic. “Sehingga diperkirakan IHSG masih akan bergerak tertekan dengan range pergerakan 5.570-5.648,” katanya dalam riset.

Sejumlah saham yang masih dapat dicermati diantaranya AKRA, ASII, BTPN, EXCL, TLKM, CTRA, dan PTPP.

Sementara itu, mayoritas bursa di Asia mengalami aksi jual investor hingga ditutup melemah. Pelemahan dipimpin oleh Indeks saham di Hongkong. Aset Haven melonjak seiring memanasnya geopolitik di mana Gedung Putih mengeluarkan peringatan kepada suriah dan ketegangan Korea Utara.

Kemudian ,ekuitas China diperdagangkan di Hong Kong jatuh ke terendah satu bulan sementara Jepang Topix tergelincir karena yen menguat setelah Machine tool orders naik signifikan sebesar 22,6% dari 9,1%. Saham Seoul memperpanjang penurunan terpanjang sejak Juni sebagai ketegangan atas Suriah dan Korea Utara tetap menjadi fokus.

Mengikuti mayoritas bursa di Asia, IHSG ditutup melemah 16,36 poin sebesar -0,29% dilevel 5.627,93 dengan indeks sektor konsumer yang memimpin pelemahan. Meskipun demikian investor asing terlihat melakukan aksi beli bersih sebesar Rp558,37 miliar di saat investor domestik cenderung mengambil langkah hati-hati setelah meningkatnya permintaan atas Asset Haven.

“Sentimen selanjutnya akan ramai dengan data inflasi, tingkat pinjaman dan FDI di Tiongkok. Kemudian, malamnya data persediaan minyak di AS akan menjadi arah pergerakan harga minyak yang pada hari ini mulai turun 0,3% pasca menyentuh level US$53 per barrel.”

Bisnis.com, JAKARTA–PT Reliance Securities memprediksi indeks harga saham gabungan (IHSG) pada perdagangan Rabu (12/4/2017) bergerak pada rentang 5.570-5.648.

Analis Reliance Securities Lanjar Nafi mengatakan erkonfirmasi bearish dengan break out support MA7, IHSG cenderung akan kembali tertekan. Adanya formasi bearish butterfly harmonic pattern dengan target koreksi hingga dikisaran level MA50 akan menjadi signal negatif pergerakan IHSG kedepan.

Adapun, momentum yang tinggi dengan perubahan arah menjadi momentum bearish di area overbought mengkonfirmasi pola dead-cross yang terjadi pada indikator stochastic. “Sehingga diperkirakan IHSG masih akan bergerak tertekan dengan range pergerakan 5.570-5.648,” katanya dalam riset.

Sejumlah saham yang masih dapat dicermati diantaranya AKRA, ASII, BTPN, EXCL, TLKM, CTRA, dan PTPP.

Sementara itu, mayoritas bursa di Asia mengalami aksi jual investor hingga ditutup melemah. Pelemahan dipimpin oleh Indeks saham di Hongkong. Aset Haven melonjak seiring memanasnya geopolitik di mana Gedung Putih mengeluarkan peringatan kepada suriah dan ketegangan Korea Utara.

Kemudian ,ekuitas China diperdagangkan di Hong Kong jatuh ke terendah satu bulan sementara Jepang Topix tergelincir karena yen menguat setelah Machine tool orders naik signifikan sebesar 22,6% dari 9,1%. Saham Seoul memperpanjang penurunan terpanjang sejak Juni sebagai ketegangan atas Suriah dan Korea Utara tetap menjadi fokus.

Mengikuti mayoritas bursa di Asia, IHSG ditutup melemah 16,36 poin sebesar -0,29% dilevel 5.627,93 dengan indeks sektor konsumer yang memimpin pelemahan. Meskipun demikian investor asing terlihat melakukan aksi beli bersih sebesar Rp558,37 miliar di saat investor domestik cenderung mengambil langkah hati-hati setelah meningkatnya permintaan atas Asset Haven.

“Sentimen selanjutnya akan ramai dengan data inflasi, tingkat pinjaman dan FDI di Tiongkok. Kemudian, malamnya data persediaan minyak di AS akan menjadi arah pergerakan harga minyak yang pada hari ini mulai turun 0,3% pasca menyentuh level US$53 per barrel.”

06:01 WIB

IHSG Diprediksi Menguat

PT. KGI Sekuritas Indonesia memperkirakan indeks harga saham gabungan pada perdagangan hari ini, Rabu (12/4/2017) bergerak di kisaran support 5.600-5.550-5.490-5.410, resisten 5.690-5.750-5.850.

“Koreksi IHSG selesai, waktunya kembali  naik untuk menjebol 5.700,” kata Periset Senior KGI Sekuritas Indonesia Yuganur Wijanarko dalam risetnya.

Dikemukakan proses koreksi IHSG akibat keadaan jenuh beli dan tekanan volatilitas regional dan geopolitik sudah mereda.

“Sekarang waktunya untuk membal dari support psikologis 5.600, dan melanjutkan proses kembali naik dan menjebol resisten psikologis berikutnya di 5.700,” kata Yuganur dalam risetnya.

KGI Sekuritas merekomendasikan saham berikut:

  • Bank BNI (BBNI) (Trading target: Rp.6.700-6.950)

Secara teknikal pattern perbaikan short dan medium term trend di emitten perbankan ini membuatnya menarik untuk di akumulasi melihat kinerja expektasi earnings kedepan di 2017 dengan skenario kenaikan berikutnya menuju resistance psikologis di Rp.6.700-6.950.

Entry (1) Rp.6.350, Entry (2) Rp.6.150, Cut loss point: Rp.6.050

  • Perusahaan Gas (PGAS) (Trading target Rp.2.575-2.750)

Pattern perbaikan momentum dalam short dan medium term emitten big cap index driver ini dapat digunakan sebagai trading opportunity mengikuti kontinuasi kenaikan berikutnya ke resistance psikologis Rp.4.350-4.500.

Entry (1) Rp.2.450, Entry (2) Rp.2.390, Cut loss point: Rp.2.345

  • Bumi Resources (BUMI) (Trading target Rp.440)

Harga komoditas yang mulai rebound dari low 10 tahun terakhir setelah tertekan sekian lama membuat emitten tambang ini menarik untuk di akumulasi jangka medium-term, rekomen akumulasi untuk potensi kenaikan berikutnya ke Rp.440.

Entry (1) Rp.392, Entry (2) Rp.382, Cut loss point: Rp.378

  • Adhikarya (ADHI) (BUY) (Trading Target: Rp.2.450-2.550)

Pattern perbaikan momentum dalam short dan medium term emitten konstruksi ini dapat digunakan sebagai trading opportunity mengikuti kontinuasi kenaikan berikutnya ke resistance psikologis Rp.2.450-2.550.

Entry (1) Rp.2.150, Entry (2) Rp.2.110, cut loss point: Rp.2.080

Related Posts

Leave A Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *