Analisa Fundamental Harian-Forex

Pergerakan mata uang sepanjang sesi transaksi hari Selasa kemarin yang berlanjut hingga zona waktu Eropa hari ini, nampak ditandai beberapa hal yang cukup menarik.

Yen terperosok  versus dollar sepanjang empat hari transaksi bersinambung, sekaligus merupakan peluruhan-panjang  value yen dalam lebih dua bulan terakhir, dipicu oleh penjualan mata uang Jepang dengan opsi peralihan pada pembelian asset-aset  yang berimbal hasil lebih tinggi

Selain nampak jeblok terhadap dollar, yaitu sempat menyentuh area 80.30. Level terendah dalam tujuh bulan!Terhadap euro pun, yen tersungkur menuju level 106.32. Lantas versus sterling, mata uang Jepang juga terseret hingga zona 126.60.

Penurunan value yen terhadap rival karensi utama lainnya bermula saat Bank Sentral Jepang meningkatkan pembelian assetnya  senilai 30 triliun yen pekan kemarin.

Di sisi lain, euro sempat bergerak solid versus karensi utama lainnya, menyusul kemenangan Yunani dalam meraih dana talangan kedua dari pihak Internasional.

Tetapi, komitmen tersebut tidak gratis begitu saja, artinya pihak Yunani mesti mematuhi  beberapa syarat ketat  antara lain reformasi ekonomi dan penghematan, yang  berimplikasi pada pengurangan upah dan target penurunan tenaga kerja hingga 2015. Dari perspektif tersebut masalah Yunani masih memuat bom waktu yang kapanpun bisa meledak.

Sehingga belum secara terang benderang menaburkan optimisme di kalangan para partisipan pasar uang, yang pada gilirannya geliat recovery euro, sejauh ini masih belum optimal , kerap disela oleh pola koreksi yang cukup tajam.

Terutama jika menyeruak selentingan kabar  mengenai Yunani dan  Uni Eropa terkait kebugaran ekonomi dengan nada negatif, maka akan segera memicu euro tergelincir.

Pola koreksi yang cukup signifikan juga terlihat pada Aussi, selepas Bank Sentral Australia menjaga suku bunga tetap pada level 4.25%, tetapi disertai catatan kemungkinan adanya ruang untuk memangkas suku bunga pada masa mendatang.

Untuk sterling, ekstensi fase koreksi masih terlihat gencar. Terutama jika MPC meeting minutes, beraroma pesimis dan pasar mempersepsinya sebagai buramnya proyeksi ekonomi Inggris.

Peluang recovery karensi utama rival dollar seperti, euro, aussi, swiss dan sterling akan ditentukan oleh data indicator ekonomi pada pukul 22.00 WIB hari ini, yaitu US existing home sales dengan sajian prediksi  naik tipis pada angka 4.66 juta unit dari sebelumnya 4.61 juta unit.

Pabila melebihi ekspektasi maka dollar berpeluang terkoreksi sekaligus membuka jalan bagi recovery rival karensi utama lainnya. Sebaliknya, jika melenceng dari estimasi, atau bahkan lebih jelek dari sebelumnya, maka dollar kembali akan mengendalikan tren pada saat yang sama rival karensi utama lainnya akan kian curam meniti fase koreksi !

About the Author

Arief Sofyandi

has written 535 stories on this site.

selama tiga tahun terakhir sebagai riset di financeroll.com, yang menitikberatkan pada ulasan teknikal, terutama untuk forex dan komoditi. Kritik dan saran yang konstruktif sangat kami harapkan demi meningkatkan kinerja ..