Data manufaktur Cina lemah, aussie dan kiwi tidak bergairah

Financeroll - Dolar Australia dan New Zealand turun terhadap mata uang lainnya setelah laporan awal yang akan menunjukkan data manufaktur Cina yang mengalami penurunan bulanan keempat, membuat khawatir akan perkembangan perekonomian terbesar kedua di dunia tersebut.

Aussie menuju titik terendahnya selama tiga minggu terhadap dolar setelah laporan RBA kemarin yang mengatakan bahwa Bank Sentral Australia tersebut akan memangkas suku bunganya. Permintaan atas dolar New Zealand dibatasi oleh kekhawtiran Yunani yang diragukan kemampuannya dalam menyelesaikan krisis.

Aussie turun 0,1 persen ke kisaran 1.0655 dolar AS setelah sempat menyentuh kisaran terendahnya sejak 11 Februari lalu di kisaran 1,0611 per dolar AS. Aussie naik 0,3 persen menjadi 85,30 yen. Kiwi melemah 0,1 persen menjadi 83,31 sen AS. Sementara terhadap yen, kiwi naik 0,3 persen menjadi 66,69 yen.

Obligasi Australia dengan tingkat maturitas 10 tahun sedikit terkoreksi di kisaran 4,09 persen. sementara swap obligasi New Zealand dengan tingkat maturitas dua tahun turun empat basis poin menjadi 3 persen.

Cina merupakan rekan dagang Australia yang paling besar dan tujuan ekspor terbesar kedua bagi New Zealand. Aussie melemah terhadap dolar setelah investor memprediksikan bank sentral Australia akan memotong suku bunga sebanyak 25 poin basis.

Aussie melemah 1 persen minggu lalu, mata uang dengan performa terburuk kedua setelah yen diantara 10 mata uang lainnya. Kiwi turun 0,6 persen pada periode yang sama. Penurunan aussie dibatasi oleh data statisik hari ini yang menunjukkan upah minimum di negara tersebut naik 1 persen pada kuartal keempat dari tiga bulan sebelumnya saat upah minimum naik 0,7 persen.

About the Author

halimah

has written 1295 stories on this site.