shadow

Financeroll – Bursa saham jatuh  cukup tajam dalam perdagangan Rabu (29/05) dimana Indek Dow Jones berbalik arah dari level tertingginya, atas kekhawatiran pasar akan prospek pertumbuhan ekonomi global dan ketakutan-ketakutan akan langkah The Federal Reserve bila mereka mulai mengurangi atau bahkan menghentikan kebijakan kuantitatif  berupa pembelian asset

Berbalik arah dari perdagangan sebelumnya, pasar saham AS berakhir menurun ditengah fluktuasi pasar termasuk sinyalemen Eropa yang dalam beberapa waktu terakhir ini jarang menjadi sentiment penggerak pasar.

IMF melalui wakil direktur, David Lipton, menyatakan bahwa IMF telah memangkas pertumbuhan ekonomi Cina di tahun 2013 akan sebesar 7.75% dari sebelumnya sebesar 8%  dan tahun depan diperkirakan hanya akan tumbuh 8.2% . Organization for Economic Cooperation and Development (OECD) memperkirakan AS masih akan mengalami pertumbuhan meski melambat atau lebih rendah dari tahun sebelumnya. Diperkirakan tahun ini hanya akan tumbuh 1.9%  turun dari perkiraan sebelumnya yang diyakini bisa mencapai 2.0%.

Hal ini sebagaimana ditegaskan oleh Eric Rosengren, Gubernur Bank Sentral AS wilayah Boston bahwa perlu diperhatikan suatu pengurangan secara bertahap program pembelian ast atau obligasi yang dilakukan oleh The Federal Reserve dalam beberapa bulan kedepan jika terjadi peningkatan secara bertahap pula pada pasar tenaga kerja dan perekonomian AS. Saat ini, ditambahkan olehnya bahwa sangat dini sekali untuk menghentikan kebijakan ini dimana tingkat pengangguran masih belum sepenuhnya atau masih diatas rata-rata dan inflasi utama masih rendah mendekati angka terendah dalam 30 tahun ini, demikian dikatakan oleh Rosengren saat berbicara di Economic Club of Minnesota. Rosengren menyatakan harapannya agar tingkat pengangguran AS bisa turun dibawah 7.25% diakhir 2013. “Saya melihat sinyal positif kondisi ekonomi AS yang menguat sehingga pasar tenaga kerja membaik meski ada hambatan dari masalah fiskal berupa kenaikan pajak pendapatan dan pemangkasan anggaran belanja Federal.” ungkapnya.

Indek Dow Jones jatuh sebanyak 179 poin dan berakhir di 15,302.80, atau turun 106.59 poin atau 0.7%. Indek Standard & Poor’s 500 turun 11.70 poin atau 0.7%, ke 1,648.36, sementara indek Nasdaq  jatuh 21.37 poin atau 0.6%, ke 3,467.52.

Advertisement

shadow

Berita terkait