shadow

Harga Jagung Dan Bungkil Kedelai Naik, Diikuti Harga Pakan TernakFinanceroll – Tingginya harga jagung dan bungkil kedelai di pasar global diperkirakan akan mendorong kenaikan harga pakan ternak terutama pakan unggas pada pertengahan tahun ini. Pengaruh kenaikan  diperkirakan mendorong harga pakan ternak naik sekitar 5%.

Harga rata-rata pakan unggas saat ini sekitar Rp 4.900-Rp 5.000 per kilogram. Harga ini dia memperkirakan meningkat sampai Rp 5.150-Rp 5.250 per kilogram. Dia menjelaskan hampir 50% bahan baku pakan ternak berasal dari komoditas jagung, sementara bungkil kedelai sekitar 25%.

Di pasar internasional, harga jagung sejak awal tahun sudah mencatat kenaikan sekitar 23% menjadi US$ 3.200 per ton dari US$ 2.600 per ton. Harga ini sudah termasuk biaya pengiriman sampai ke pelabuhan di Indonesia. Naiknya harga di pasar internasional berpengaruh pada harga jagung lokal karena musim panen sudah lewat.

Sementara harga jagung di Jawa sekarang ini berkisar Rp 2.900-Rp 3.000 per kilogram, naik dari bulan lalu Rp 2.400-Rp 2.600 per kilogram. Di luar Jawa seperti Medan, Sumatera Utara, harga jagung sekitar Rp 2.700 per kilogram.

Sedangkan di Bursa Berjangka Chicago, Selasa, seperti dikutip Bloomberg, harga jagung untuk kontrak pengiriman Mei naik 0,6% ke level US$ 6,53 per bushel. (1 bushel jagung setara 25,4 kilogram).

Meski harga pakan berpotensi meningkat, harga ayam pedaging (broiler) belum tentu dapat meningkat karena bergantung pada suplai dan permintaan. Agus Wahyudi, Ketua Umum Perhimpunan Industri Peternakan Ayam Ras, mengatakan harga pakan memang berpengaruh besar karena kontribusinya mencapai 60%-70% dari biaya produksi ayam.

Di Lampung harga pakan saat ini Rp 5.500 per kilogram dan akan naik menjadi Rp 5.725 per kilogram jika ada kenaikan 5%. Kenaikan ini berpengaruh signifikan karena kebutuhan pakan per satu ekor ayam sekitar tiga kilogram per 35 hari.

Idealnya, biaya jual ayam pedaging di tingkat peternak Rp 14 ribu per kilogram dengan pertimbangan biaya produksi Rp 13.500 per kilogram. Namun, peternak tidak dapat langsung menaikkan harga karena bergantung pada permintaan dan daya beli.

Di Sumatera semakin banyak hasil panen pertanian akan menaikkan daya beli tinggi sehingga harga ayam bisa ikut naik. Saat ini harga ayam pedaging di pasar sekitar Rp 15 ribu per kilogram berat hidup, naik dari beberapa bulan sebelumnya Rp 13 ribu per kilogram.  (geng).

Advertisement

shadow

Berita terkait