shadow

Produksi Meningkat, Penjualan CP Prima Naik 20,6 % Financeroll – Sepanjang 2011,  PT Central Proteinaprima Tbk (CPRO), yang dikenal sebagai CP Prima,  mencatat pertumbuhan penjualan 20,6% menjadi Rp 7,53 triliun dibandingkan 2010 sebesar Rp 6,24 triliun.  Peningkatan penjualan terutama didorong kenaikan produksi udang dan rata-rata harga jual udang perusahaan.

Pendapatan tahun ini merupakan yang tertinggi sepanjang tiga tahun terakhir. Perusahaan sejak kuartal II 2009 mengalami penurunan produksi dan penjualan karena tambak-tambak perusahaan terserang Infectious Myo Necrosis Virus  (IMNV).

Nilai penjualan udang perusahaan pada 2011 mencatat kenaikan terbesar yakni 24,2% menjadi Rp 2,84 triliun dari Rp 2,29 triliun. Penjualan pakan ikan dan pakan udang perusahaan naik 19,64% menjadi Rp 3,73 triliun dari Rp 3,12 triliun. Sementara penjualan bibit udang atau benur naik 9,96% menjadi Rp 270,83 miliar dari Rp 246,31 miliar. Sedangkan penjualan lain-lain di 2011 naik 16,1% menjadi Rp 684 miliar dari Rp 589 miliar.

Meningkatnya produksi udang perusahaan ditunjang membaiknya permintaan pasar udang dunia dan membaiknya rata-rata harga jual produk udang. Pada 2011, rata-rata harga jual udang perusahaan naik 17,34% menjadi US$ 9,88 per kilogram dari rata-rata harga jual 2010 sebesar US$ 8,42 per kilogram. Untuk kontribusi terhadap total penjualan, produk pakan ikan dan pakan udang masih mendominasi dengan total kontribusi sekitar 49,57%. Disusul produk udang sebesar 37,75%, benur 3,6%, dan produk lain-lain 9,08%.

Sepanjang 2011 perseroan berhasil meningkatkan penjualan pakan ikan dan pakan udang sebesar 11,59% menjadi 520 ribu ton dibandingkan 2010 sebesar 466 ribu ton. Perusahaan juga mampu menaikkan kontribusi pendapatan bisnis di pasar domestik untuk sektor ini menjadi 39% dari tahun sebelumnya 35%.

Central Proteinaprima memiliki pabrik pakan ikan dan pakan udang di Surabaya-Jawa Timur, Cikampek-Jawa Barat, Lampung, dan Medan-Sumatera Utara. Saat ini kapasitas pabrik pakan ikan perusahaan 507 ribu ton per tahun dan kapasitas pabrik pakan udang 102 ribu ton per tahun.

Perusahaan mengalami beberapa kejadian yang cukup signifikan mempengaruhi kinerja operasional dan keuangan. Antara lain serangan virus yang mengganggu produksi udang dan pada paruh pertama 2011 terjadi peningkatan gangguan sosial di beberapa tambak perusahaan.  (geng).

Author

Sugeng Riyadi

Menjadi praktisi di beberapa perusahaan sekuritas, komoditi, dan perdagangan berjangka sejak tahun 2006. Berminat pada masalah-masalah ekonomi, politik, dan hukum. Meneguhkan komitmen sosialnya melalui koperasi pedagang pasar tradisional. Menikmati waktu luang dengan bepergian, memotret, membaca, nonton film, membuat kliping, serta mengkoleksi beragam jenis pulpen. Saat ini sedang belajar di Driyarkara School of Philosophy, Jakarta. Penulis dapat dihubungi di e-mail: [email protected] dan twitter: @maspokrol.

Untuk Berlangganan Sinyal Trading Premium, Silahkan Undang Pin BB 251A2918
shadow

Analisa Teknikal

shadow

Support Kritis Perak; 18.12

Bearish trend masih mendekap jejak Perak pada chart 4 jam, setelah menembus  support 18.30 target berikut adalah support 18.12 yang berimpit dengan LTL. …


Analisa Fundamental

Related Posts