shadow

Tingkatkan Kinerja Perseroan, Trikomsel dan Brightstar Jalin Kemitraan StrategisFinanceroll - Emiten distributor dan ritel handset, PT Trikomsel Oke Tbk (TRIO), membentuk usaha patungan (joint venture) dengan Brightstar Corp dengan nama Brightstar Trikomsel Pte. Ltd. Perusahaan patungan yang berbasis di Singapura diharapkan bisa mendorong peningkatakan kinerja Trikomsel.

Sementara itu, Sugiono Wiyono, Presiden Direktur Trikomsel, mengatakan pilihan untuk bekerja sama dengan Brightstar atas pertimbangan kapasitas perusahaan ini sebagai penyedia layanan wireless terbesar di dunia. Pembentukan perusahaan patungan tersebut bertujuan untuk memperbesar pasar Trikomsel di industri distribusi telepon selular di Indonesia dan Asia Tenggara.

Menurut Sugiono, Brightstar merupakan perusahaan dunia yang memiliki pengalaman sebagai penyedia layanan wireless di dunia. Perusahaan patungan ini memberikan kesempatan yang baik untuk menciptakan solusi global terbaik di kelasnya bagi para pelanggan dan konsumen di Indonesia dan sekitarnya. Pada saat yang sama, inisiatif ini akan menciptakan bidang usaha baru bagi Trikomsel, yang kami harapkan dapat menunjang kinerja Trikomsel secara keseluruhan dan mendorong pertumbuhan Trikomsel.

Lebih lanjut Sugiono menambahkan, layanan wireless semakin strategis di Indonesia, seperti optimalisasi jaringan distribusi, multi-channel dan layanan distribusi yang bernilai tambah, perlindungan atas telepon seluler (asuransi), layanan tukar tambah (trade-in), dan pembelian kembali (buy-back).

Di sisi lain, perusahaan patungan ini berencana untuk memulai kegiatan operasinya pada kuartal II 2013. Trikomsel saat ini memiliki outlet sekitar 1.100 outlet OkeShop di 175 kota tersebar di 33 provinsi di Indonesia. Perusahaan juga memiliki hubungan jaringan lebih 15.000 peritel independen.

Terkait hal itu, Marcelo Claure, Chief Executive Officer Brightstar Corp, mengatakan melihat peluang yang sangat besar mensinergikan Brightstar dengan Trikomsel yang memiliki pengetahuan terhadap pasar, kekuatan penjualan, dan basis pelanggan yang luas di Indonesia.

Sebagai informasi, Pada 2013, Trikomsel menargetkan pertumbuhan pendapatan usaha sebesar 15%, dari estimasi pendapatan 2012 sebesar Rp 8,1 triliun. Sementara belanja modal tahun ini disiapkan Rp 40 miliar.  Pada penutupan perdagangan Senin (11/3), harga saham Trikomsel tetap di                Rp 1.500. [geng]

Advertisement

shadow

Berita terkait