News
Berita Saham
Berita saham financeroll memberikan informasi dan berita terkini seputar perkembangan saham yang diperdagangkan secara mendalam dan terpercaya di dukung oleh analisa - analisa saham yang disajikan secara komprehensive, Kami meyajikan berita saham harian didukung dengan harga saham terupdate.PTPP Segera Bagikan Dividen Setara 30% Laba Bersih
- Friday, May 18, 2012, 7:07
- News, Stocks
- 73 views
- Add a comment
Financeroll – PT PP Tbk (PTPP) akan membagikan dividen kepada para pemegang saham sebesar Rp 72,07 miliar atau 30% dari laba bersih 2011. Dividen itu setara Rp 15 per saham
Full storyTingkatkan Fasilitas Manufaktur dan Distribusi, Unilever Global Investasikan Rp 1,7 Triliun Di Indonesia
- Friday, May 18, 2012, 6:49
- News, Stocks
- 47 views
- Add a comment
Financeroll – Perusahaan produk konsumer dan kecantikan PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) mengalokasikan dana belanja modal pada tahun ini sekitar Rp 1,7 triliun untuk ekspansi usaha
Full storyPTPP Targetkan Raih Tambahan Proyek Baru
- Friday, May 18, 2012, 6:18
- News, Stocks
- 75 views
- Add a comment
Financeroll – Emiten properti dan konstruksi, PT Pembangunan Perumahan Tbk (PTPP), berpotensi mengantongi tambahan proyek dengan skema jasa teknik, pengadaan, dan konstruksi (EPC) senilai Rp 2 triliun selama sisa tahun berjalan. Saat ini terdapat tiga proyek EPC yang berada dalam pipeline perseroan
Full storyPenjualan Tumbuh, Matahari Catatkan Laba Bersih Naik 345,4%
- Friday, May 18, 2012, 5:24
- News, Stocks
- 61 views
- Add a comment
Financeroll – Emiten bisnis ritel, PT Matahari Department Store Tbk (LPPF), membukukan kenaikan penjualan di kuartal I 2012 sebesar 16,8% menjadi Rp 1,03 triliun dari kuartal I 2011 sebesar Rp 881,9 miliar. Peningkatan penjualan mendorong laba bersih Matahari tumbuh 345,4% menjadi Rp 44,9 miliar dari Rp 10,08 miliar
Full storyPenerbitan Obligasi Pemrov DKI Tunggu Persetujuan DPRD
- Friday, May 18, 2012, 5:07
- News, Stocks
- 78 views
- Add a comment
Financeroll – Target Pemerintah Provinsi DKI Jakarta meluncurkan obligasi daerah belum bisa dipastikan waktu pelaksanaannya. Direksi perusahaan pemeringkat mengatakan hal tersebut dikarenakan belum mendapat persetujuan dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) dan juga terkendala pemilihan umum kepala daerah.
Full story








